Sabtu, 16 Agustus 2014

PUTRA - PUTRI IBU PERTIWI

" PUTRA - PUTRI IBU PERTIWI "




Bagai wanita yang tek ber-ka-be saja
Ibu pertiwi terus melahirkan putra-putranya
Pahlawan-pahlawan bangsa
Dan patriot-patriot negara

DI BAWAH LANGIT MALAM

"DI BAWAH LANGIT MALAM"




Kucium kening bulan
Dalam sentuhan dingin angin malam
Ayat-ayat tuhan pun tak pernah bosan
Memutar planet-planet dalam keseimbangan
Langit yang membentang

DIBAWA GELOMBANG

"DIBAWA GELOMBANG"




Alun membawa bidukku perlahan
Dalam kesunyian malam waktu
Tidak berpawang tidak berkawan
Entah kemana aku tak tahu

PUISI " DO'A"

" DO'A "




Dengan apakah kubandingkan pertemuan kita, kekasihku?
Dengan senja samar sepoi, pada masa Purnama meningkat naik,
Setelah menghalaukan panas terik,
Angin malam mengembus lemah, menyejuk
Badan, melambung rasa,
menayang fikir, membawa angan ke bawah kursimu.

DI MALIOBORO

"DI MALIOBORO"




Saya menemukanmu, tersenyum, acuh tak acuh
Di sisi Benteng Vriedenburg
Siapa namamu, kataku, dan kau bilang :
Kenapa kau tanya itu.