Tampilkan postingan dengan label CERPEN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERPEN. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 September 2014

INDAHNYA CINTA DAN PERSAHABATAN



Cerpen Persahabatan
 
INDAHNYA CINTA DAN PERSAHABATAN

Indahnya Cinta Dan Persahabatan



Karya Laila Novi Kusumawati

Pagi hari, yang cerah. Semua masih sama seperti biasanya. Namaku masih tetap Laila, masih tetap duduk di kelas 9. Dan masih bersekolah di SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Rumah dan keluargaku juga masih sama.

BOLOS SEKOLAH



Cerpen Persahabatan
 
BOLOS SEKOLAH

Bolos Sekolah



Karya Ilham Afie Fadhlillah

 Adzan Maghrib pun berkumandang. Fikri segera melaksanakan sholat maghrib berjamaah bersama Ibunya. Setelah melaksanaka sholat maghrib ia meminta doa kepada Allah agar dia kelak saat dewasa nanti menjadi orang shaleh dan menjadi orang yang sukses. Dia juga tidak lupa untuk mendoakan ayahnya yang telah meinggal saat Fikri masih kecil. Karena sejak saat itu Ibunya Fikri menjadi tulang punggung dengan bekerja sebagai Karyawan swasta di sebuah perusahaan ternama.

SAHABATMU



Cerpen Persahabatan
 
SAHABATMU

 
Sahabatmu


Karya Amalia Hasyim

Di penghujung hari, aku berdiri di depan jendela kamarku yang sengaja kubuka sembari memandang bintang yang tidak pernah lelah menghias malam. Saat ini pukul 11.35 pm tetapi mataku belum juga terpejam. Terlalu banyak masalah yang sedang memenuhi pikiranku. Ada-saja masalah yang terjadi dalam hidupku ini. Padahal, aku ingin sehari saja hidup tanpa masalah. Namun, aku hanyalah manusia biasa yang memiliki sekedar keinginan. Aku hanya bisa berdoa dan Dialah yang menentukannya.

SAHABAT JADI CINTA



Cerpen Persahabatan
 
SAHABAT JADI CINTA

Sahabat Jadi Cinta



Karya Raswati Dini Rahayu

Bel sekolah pun berbunyi tanda masuk kelas, aku masuk ke kelas dengan sahabatku yang bernama iqbal. Dia itu teman aku sejak kecil, orangnya sangat baik dan perhatian kepada semua orang terutama kepadaku sahabat terbaiknya. Karena dia orangnya sangat menyenangkan membuat aku selalu nyaman berteman dengannya.

TEMAN PERTAMA DI HIDUP KU



Cerpen Persahabatan
 
TEMAN PERTAMA DI HIDUPKU

Teman Pertama Di Hidupku

Karya Sri Ayu

Aku hanya tertududuk terdiam menundukan kepalaku, ya... seperti ini lah kehidupanku disekolah yang menurutku sangat kejam ini. Bagaimana tidak ? semua anak membenciku karna aku seorang putri yang profesi orang tuaku adalah seorang penjual susu kaleng keliling yang memaksakan diri bersekolah disekolahan elit seperti ini, jika tidak karena beasiswa yang kudapat mungkin aku sudah melawan perbuatan mereka yang menurutku sudah di luar batas peri kemanusiaan.
***

RANDY SI PENYELAMAT NYAWAKU



 Cerpen Persahabatan

RANDY SI PENYELAMAT NYAWAKU

Randy Si Penyelamat Nyawaku


Pagi yang cerah, secerah hatiku ketika melihat dia telah menungguku di bawah.
“Pagi Ra, kamu tambah cantik deh, ayo berangkat nanti telat loh” kata Randy, sahabat sejatiku.
“Pagi juga dy, tumben banget kamu datang jam segini” kataku.

Inilah keseharian kami, selalu bersama dan terus bersama mungkin sampai waktu yang memisahkan kami berdua.
“Ra kamu suka ya sama cowok yang duduk di pinggir taman itu?” kata Randy.


TANPA MU ATAU ADA KAMU

Cerpen Persahabatan
 
TANPA MU ATAU ADA KAMU

Tanpa Mu Atau Ada Kamu


Aku tau apa tentang manusia berkemeja di belakangku ini? Disini di tempat ini, selalu. Tak ada yang berbeda dari tahun ke tahun. Tak ada cerita berbeda yang akan tercipta. Denting-denting pergantian tahun terasa sangat-sangat hampa. Entahlah. Tapi, ku pikir ada atau tak adanya kau pasti sama saja. Bolehkah aku merasa bosan, Tuhan?

SAMA - SAMA SUKA

Cerpen Persahabatan
SAMA-SAMA SUKA

Sama - Sama Suka


Nama ku erika cerita itu diawali saat aku naik ke kelas 3 smp waktu aku pertama masuk ke kelas baruku. Aku duduk bersama sahabat dekat ku sebut saja dia inayah dia orang yang cantik, dan pintar sedangkan aku tidak ada apa apa nya dibandingkan dengan dia. Walaupun aku sudah kenal semua tapi tidak dengan anak laki laki yang duduk di sebelah ku sebut saja dia adit. Dia memang sangat tampan manis dan juga pintar aku sudah jatuh hati pada nya ketika aku masih duduk di kelas 1 smp.

KENANGAN SAHABAT

Cerpen Persahabatan
KENANGAN SAHABAT

 
Kenangan Sahabat

Aku menangis saat membaca suratnya. Dia baik sekali. Tak pandang bulu. Kenapa harus begini!? Aku sayang dia. Aku sadar, sahabatku yang terbaik. Ya, Myra sahabatku. Dia memberiku kalung perak berbandul hati yang berwarna pink bertuliskan BFF. Dia tau kalau aku menginginkannnya. Biar kuceritakan.

AKU MENYESAL, MAAF...!!!

Cerpen Persahabatan
AKU MENYESAL, MAAF!

Aku Menyesal, Maaf


Matahari mulai menampakkan diri pagi ini. Suara dentingan jam menyertai perjalananku. Beberapa detik lagi aku akan bertemu dengannya, pria pujaanku sejak beberapa bulan lalu. Dia yang menjadi penyemangatku, dia yang menjadi pengobar hatiku, dan dia yang menabur mimpi indah dalam tidurku. Hariku tak akan lengkap tanpanya, hatiku tak akan tenang jika aku tak melihatnya. Jika saja dia merasakan hal yang sama denganku, jika saja dia lebih peka dengan yang namanya cinta. Tapi aku tak akan menyerah, aku akan terus berusaha mendekatinya sampai tujuanku tercapai. Tetapi sepertinya dia mulai peka ada sesuatu yang aku rasakan untuknya. Dan tinggal beberapa langkah lagi, kita akan bersama (mungkin). Jika kamu memang tau tentang ini, tolong jangan dulu kamu pergi, jangan dulu kamu menghindar, lihatlah dulu perjuanganku, aku yakin hatimu akan tersentuh dengan cintaku… someday. Aku ingin melihatmu salah tingkah saat melihatku, aku ingin melihat sorotan tajam mata kamu saat menatapku, aku ingin kamu selalu menanyakan kabarku, aku sangat ingin melihatmu merindukanku. Yap, aku memang terlalu banyak meminta, tetapi selama yang aku tau, itulah ciri-ciri orang yang mencintai orang lain, jadi menurutku itu tidak terlalu salah.

KOK SAMA SIH?

Cerpen Persahabatan

KOK SAMA SIH?

Kok Sama Sih?


“Hei, kalian lihat nih! tas baruku. Mamaku membelinya di paris loh.” kata viona sambil menunjukkan tas barunya itu. Tak perlu menghitung menit, semua anak langsung mengerubungi viona.
“Huuh… viona kerjaannya pamer mulu.” kata widy agak ketus.
“Sudah, biarkan saja dia.” kataku sambil merangkul tangan widy.