Tampilkan postingan dengan label Bersyukurlah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bersyukurlah. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 September 2014

Cara Islami Mengatasi Susah Tidur

Doa' Susah Tidur

Yang namanya susah tidur tentu sangat menjengkelkan, terutama jika esok hari kita dituntut untuk fresh menjalankan aktivitas, kalau semalaman kurang tidur sudah dipastikan esok harinya kita akan loyo. Nah kali ini aye akan coba menuliskan cara mengatasi susah tidur secara islami. Yang namanya syetan tentu tidak akan pernah berhenti untuk mengganggu dan menjerumuskan manusia. 

Mereka selalu saja menghalangi segala niat baik dari manusia agar tidak sampai terlaksana. Berawal dari pernyataan diatas, sudah bisa di prediksikan yaitu dengan kita berbuat baik. Kita mampu saja begadang semalaman kalau hanya beraktifitas yang kurang berguna, seperti nogkrongbareng teman, nonton film, atau sekedar jalan-jalan saja. Tapi coba kita duduk sambil kita mengusap dzikir, atau membaca Al-Quran, perasaan akan cepat lelah dan bosan. Mengenai cara mengobati susah tidur secara islami sebagai berikut : Kalau kita mengalami susah tidur, coba kita bulatkan tekad, bersihkan diri kita dengan air wudhu, lakukan sholat sunat lalu berdzikirlah sebanyak mungkin. 

Menurut penelitian, orang akan cepat terasa ngantuk kalau sedang dalam urusan ibadah, apalagi pada malam hari. Kalu kita memainkan gitar dan bernyanyi mungkin kita sanggup sampai waktu larut malam. Tapi coba kita buktikan sendiri dengan kita berdzikir dengan khusyuk menyebut nama-Nya, aye rasa gak nyampe satu jam udah terasa berat. Sampai-sampai seuntai tasbih yang hanya 20 gram aja bisa terjatuh saking beratnya. Bahkan bisa saja sampai kita tertidur sambil duduk. Nah itulah sobat netter... hanya sebuah perumpamaan kecil yang mungkin bisa menjadi obat mujarab bagi yang suka mengalami susah tidur. 

Sekian dulu postingan mengenai cara mengobati susah tidur secara islami, semoga bermanfaat, dan selamat mencoba. Semoga dengan kekuasaan Alloh semua penyakit yang kita derita ( apapun itu penyakitnya ) akan segera disembuhkan kalau kita senantiasa dekat dengan-Nya. mari kita sama-sama belajar untuk esok hari yang lebih baik.

SOURCE: http://teknikseo-dasar.blogspot.sg

Orang yang bermasalah di sayang ALLAH.

Masalah ....
Kalau kamu punya masalah, apa yang kamu lakukan? 

Cari solusi. Ya, kan?

Sebagai orang beriman, kita harusnya bukan mencari solusi, tetapi mencari Allah. Allah-lah Pemilik Solusi. Mintalah sama Allah supaya Allah selalu menemani kita dalam menghadapi masalah-masalah kita. 


Suatu hari, Ustadz Yusuf Mansur pernah ditanya, “Ustadz, apa yang Anda lakukan ketika mempunyai masalah?”

Sang ustadz menjawab, “Saya bilang sama Allah, ‘Ya Allah, berikan saya masalah yang lebih banyak lagi, asal Engkau menemani saya.’”

Berbahagaialah orang yang hari ini punya masalah. Ia masih disayang oleh Allah. Dan berhati-hatilah orang yang hari ini merasa ngga ada masalah. Bisa jadi, itu adalah tanda bahwa Allah perlahan atau bahkan sudah menjauhinya.


berawan com ketika masalah datang Allah tidak meminta kita memikirkannya jalan keluar sehingga penat Allah hanya meminta kita sabat dan sholat solat

sumber : http://berawancom.blogspot.sg/

Dibalik Kesulitan Ada Kemudaan

Di pagi menjelang siang ini terbayang di benakku firman Allah yg berbunyi
“Fa inna ma’al ‘usri yusra. Inna ma’al ‘usri yusra…..(Alam Nasyrah 94:5-6) “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”
Dibalik Kesulitan Ada Kemudaan
 Ayat diatas termasuk ayat dalam sebuah surah Makiyah (turun di Mekah) yang seperti surrah-surrah Makiyah umumnya singkat (surrah ini hanya 8 ayat), kuat, padat dan universal. Ayat ke-5 surrah ini, yang kemudian dipertegas pada ayat ke 6 dengan redaksi yang nyaris sama, sebuah pesan yang sarat makna, sebuah seruan yang melarang seorang hamba untuk tidak pernah kecil hati dalam menghadapi berbagai kesukaran, kesulitan dan kepahitan hidup, melarang berputus harapan, harapan yang membuat seseorang berjuang dan bertahan untuk hidup.

Semoga kita dapat menjadi hamba2-Nya yg senantiasa sabar, tawakal dan ikhlas dalam menerima ketentuan yang digariskan-Nya…….

Saatnya membenahi diri, berusaha jadi lebih baik dalam segala hal. Mudah-mudahan aku mampu.Ya Allah, bimbing aku…menuju Ridho-Mu…

Sesungguhnya janji Allah itu pasti….

-Al Faqir -

source : http://amriansyahsafiri.wordpress.com/

Kamis, 28 November 2013

BACA UNTUK LEBIH BERSYUKUR

Subhanallah, Maha Suci Engkau Yaa Robb
Jadikan kami semua jadi lebih sayang menyayangi dan lebih kasih mengasihi atas semua yang ENGKAU ciptakan.

Dengan rasa tersentuh rasa iba yang mendalam begitu membaca dari salah satu media online tribunnews.
semoga dengan cerita ini kita semakin bisa bersyukur dan saling sayang menyayangi kepada siapapun, semua makluk hidup terutama keluarga kita. amin...



Dua balita di Kota Manado ini, bahu membahu memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri tanpa bantuan siapa pun. Termasuk sang bunda, yang justru menelantarkan mereka.



DARI jauh, bangunan berukuran sekitar 4 x 7 meter yang beratap terpal plastik itu sepintas mirip rumah.

Namun, ketika mendekat, bangunan itu lebih mirip tenda penampungan, kumuh. Ditopang beberapa tiang, beberpa lapis dinding dari kayu, namun tanpa jendela dan pintu.



Ada ruang kecil di bagian belakang yang posisinya lebih tinggi, ditopang papan. Namun, lagi-lagi jauh dari sebutan sebuah kamar tidur, karena ayam, bebek dan anjing juga masuk di ruangan itu. Mungkin lebih layak disebut kandang.  
Di dalam bangunan itu, terlihat barang-barang seperti panci, piring, kain-kain kotor dan sejumlah barang-barang lainnya berserakan. Tak jauh berbeda dengan halaman, berserakan potongan seng bekas atap, botol-botol kaca dan batang-batang kayu. Sejumlah baju kotor bertumpuk di sudut bangunan, beberapa lainnya berserakan di tanah.

Bangunan itu adalah kediaman dua bocah, Ramadhan (3) dan Nona (4,5). Mereka tinggal di bangunan ini sejak tiga tahun lalu. Letaknya di atas sebuah bukit kosong, tak jauh dari Perumahan Telkom, Kalasey.  
Kedua bersaudara ini, harus menghidupi diri sendiri sepanjang hari karena ibu mereka, Martha, diduga menelantarkan. Nona pagi-pagi sudah pergi dari rumah untuk bekerja, dan baru kembali malam hari.
Empat ekor anjing langsung menyalak keras, dua ekor di antaranya yang terikat terlihat meloncat-loncat hendak menyerang sambil membuka mulut menunjukkan giginya.

Anjing-anjing itu, seperti terganggu dengan kedatangan sejumlah warga. Karena takut, mereka hanya berdiri sekitar dua meter dari anjing-anjing itu, sebagian membawa tongkat untuk menakut-nakuti hewan peliharaan itu.
"Ramadhan, Nona mari sini. Ramadhan, Nona, kamari jo. Napaini ada gula-gula," ujar seorang warga, Selasa (26/11/2013).

Anjing-anjing terus menyalak keras, bising sekali. Tak lama, Ramadhan muncul dan berdiri di antara sejumlah anjing dan bebek. Ia sepertinya kebingungan. Beberapa kali terlihat akan terjatuh,  namun ia berpegangan pada  tiang.
Sepertinya lututnya lemas. Kemudian ia berjalan tanpa alas kaki,  mendekat sejumlah warga. Baru beberapa langkah, ia terlihat seperti akan terjatuh.
Ramadhan hanya memakai kaos, tak memakai celana. Bajunya penuh kotoran, ada lumpur, hingga kotoran bebek menempel. Aromanya tidak sedap. Tangannya terus menggaruk-garuk, sekujur tubuhnya dipenuhi luka-luka kecil yang terus ia garuk.
Ada luka goresan di bibir, kepala dan beberapa titik di kaki. Beberapa luka terlihat sudah memutih, kemungkinan luka lama. Ia tak berbicara sepatah pun, tangannya beberapa kali menutup wajah. Seperti terlihat takut.

Tak lama kemudian, Nona muncul. Penampilannya tak jauh beda dari adiknya. Namun pakaian bocah perempuan ini sangat memiriskan, ia memakai baju dan celana yang robek disana-sini. Warnanya sudah coklat karena bercampur tanah. Bau tak sedap pun tercium. Bocah manis itu terlihat kurus, tatapan matanya kosong.
Nona sudah bisa berbicara, namun saat itu lebih banyak diam. Hanya menjawab singkat  ketika ditanya sejumlah warga.

 "Mama ja pukul deng kayu di kepala," ujar bocah itu. Tak jauh dengan adiknya, sekujur tubuh bocah manis itu pun terdapat luka-luka kecil baru dan lama. Kulitnya coklat karena kotoran, sepertinya sudah berapa hari tidak mandi.
Selasa siang itu, seorang warga sudah menyiapkan sepiring nasi dan lauk ikan. Baru saja sendok diangkat, kedua bocah itu langsung membuka mulut lebar-lebar. Langsung mengunyah dengan cepat, lalu menelannya.

Dalam beberapa menit, satu piring penuh nasi langsung tandas. Satu botol air mineral juga habis dalam sekejap. Kedua bocah ini kehausan dan  kelaparan.
Seusai makan, terlihat wajah mereka kembali segar. Nona kemudian berlari kesana kemari, Ramadhan terus saja mengunyah roti dan sesekali meminum air mineral.
Kedua bocah itu beruntung, hari itu mereka bisa menikmati satu piring nasi dan beberapa potong roti. Tak setiap hari warga bisa memberi makan.
"Kita serba salah, kalau ibu mereka tahu kami memberi makan, mereka pasti dimarahi an makanan dibuang. Beberapa kali warga  kasih baju, malah dibuang oleh ibunya, tidak boleh dipakai," ujar Oma, warga setempat.

Yang memiriskan, kadang warga terpaksa hanya menaruh makan di piring dan menaruh di jalan. Itu dilakukan warga, karena kedua bocah itu kerap berkeliaran dan tak menetap. Saat lelah berjalan dan merasa lemah karena lapar, mereka bisa tidur lelap di mana saja.

Semoga dari cerita diatas ALLAH SWT. memberi pertolongan dan berakir kemuliaan kepada kedua balita tersebut 
amin
mohon doa para pembaca untuk mengaminkan atau berkirim fatekah....Semua Doa untuk kedua balita diatas. insya ALLAH akan memberikan yang sama atas kebaikan saudara-sadara semuanya, amin